Kaca Sanesipun

Kamis, 22 Januari 2015

Trip Awal Tahun: Menjelajah Secuil Sulawesi Makassar, Tour de Celebes

Hola halo...apa kabar? Setelah hampir setahun terkurung dalam goa dan bergelut dengan bau jigong pasien, akhirnya berhasil membuat sebuah short escape setelah lewat Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial. Meskipun selama setahun sempat curi-curi pandang, tetapi trip awal tahun ini menjadi sesuatu yang dinanti-nanti.

Setelah sukses trip Jogja-Singapura-Kualalumpur-Medan-Toba-Jakarta awal tahun 2014, kali ini trip Surabaya-Makassar-Bira-Makassar-Toraja-Makassar juga lumayan mendulang sukses dan penghiburan dibalik minimnya pasien di klinik.

Berawal dari telpon ibu sekitar bulan Oktober 2014, saat baru saja masuk Departemen Bedah Mulut.
"Kamu Januari awal kosong nggak?"
"Kalau jadwalnya sih kosong, bu."
"Ya udah, temenin ibuk ke Toraja, untuk hadir ke pemakaman Ibunya Bu Payung Tasik (kerabat dekat keluarga). Kemarin diundang jhe. Nggak enak kalau nggak dateng."
"Siap thok. Pokoke dibayari. Duitku tipis."
"Okee..."

Semenjak itu, browsing via internet terus dilakukan. Jadi, trip kali ini hampir full dibayari: tiket pesawat PP, hotel di Makassar, dan hidup di Toraja. Tanjung Bira ini saya jadikan tour sampingan, kan rugi kalau udah di Makassar nggak sekalian ke Bira. Jadilah budget yang sedianya mau saya kumpulin buat beli lensa macro zoom-lens dan 'idep-idep nyelengi' buat trip Rinjani-Komodo jadi  biaya trip tambahan ke Bira ini. 

Awalnya masih ragu, mau ke Bantimurung-Bulusaraung dan air terjun di Maros, atau Bira. Tapi karena tersepona kemolekan Bira, saya menyempakatkan diri ke Bira. Toh transportnya juga mudah. Meskipun pada akhirnya harus menelan pil pahit gara-gara cuaca buruk dan tidak bisa snorkelling atau diving. Awalnya sih malah mau ke Selayar sekalian. Kalau jadi ke Selayar, bisa nangis di lautan ntar, cuacanya buruk.

Hingga akhirnya trip dapat dilakukan mulai Selasa, 6 Januari 2015 pukul 04.00 dan diakhiri tepat di kos tercinta pada hari Senin, 12 Januari 2015 pukul 07.20.

Meskipun demikian, rasa syukur tak terhingga patut dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas kesempatan yang boleh diberikan untuk kembali menikmati, menghayati, dan mengagumi secuil demi secuil Indonesia. Kapan lagi kalau bukan sekarang, ketika masih muda dan energik? Pasti ada yang akan dikorbankan, tetapi pengorbanan selalu terbayar dengan sesuatu yang lebih baik.

Akhir kata, selamat menikmati laporan saya, dalam bentuk report touring atau narasi deskriptif. Semoga membawa Anda sekalian turut merasakan berdinamika di Bira, Makassar, dan Toraja. Selamat membaca, selamat berdinamika, dan selamat kepengin. 

Semoga trip mendatang ada uang dan lebih baik lagi! Keep travelling. Jangan sampai klinik mengganggu travelling.

Artikelnya banyak sekali, makanya saya buat demikian ini. Biar semuanya terbaca dan kesinambungannya ada.

Reportase Perjalanan Surabaya-Makassar-Bira-Makassar-Toraja-Makassar

NB dibaca yang runtut, karena tiap harinya akan selalu ada kejutan


Mengenal sedikit lebih jauh Tanjung Bira


Mengenal sekilas mengenai Toraja

Tujuan wisata Toraja, kesana naik apa, apa makanan khasnya, semuanya ada disini.


Tiba di Makassar, lalu bingung mau kemana? Lihat ini


Ada pertanyaan, kritik dan saran? Silakan post di kolom komentar. Untuk fast respon bisa hubungi saya di nomor dan email yang tertera. Keep travelling!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar