Kaca Sanesipun

Kamis, 22 Januari 2015

Fort Rotterdam

Fort dalam bahasa Inggris memiliki arti ‘benteng’. Lantas, apa bedanya Fort Rotterdam dengan Benteng Pendem, Benteng Van Der Wijck, dan Benteng Vredeburg? Jawabannya adalah hampir sama, semuanya berfungsi sebagai basis pertahanan Belanda pada masa penjajahan.


Fort Rotterdam ini lokasinya persis di tepi laut, tetapi saat ini dibatasi oleh jalan utama. Tiket masuknya sukarela, tidak seperti di Vredeburg yang saat ini ditarik tiket. Spot utamanya adalah benteng dari batu gunung yang masih berdiri gagah mengharap ke timur, meskipun sebagian kecil bagiannya sudah mulai bocel-bocel termakan usia. Selain itu, tulisan Fort Rotterdam di bagian depan juga menjadi spot menarik untuk berfoto ria.

Jika sore menjelang, terutama hari Minggu, Fort Rotterdam ini akan dipadati oleh pengunjung yang ingin menghabiskan sore. Selain Losari, Fort Rotterdam menjadi tempat yang favorit juga.

Yang sangat disayangkan adalah penjelasan mengenai benda-benda arkeologi di Fort Rotterdam ini sangat minim. Beda jauh ketika kita berkunjung ke Vredeburg, akan ada jalur yang dibuat tersendiri untuk masuk ke ruang diorama dan melihat penjelasan demi penjelasan. Di Fort Rotterdam, kurang ditemukan adanya informasi-informasi dan petunjuk yang mengarah kesana.


Selain melihat museum, Anda bisa juga menawar kapal untuk berkunjung ke Pulau Khayangan dan Pulau Samalona yang sangat indah. Kapal dapat ditawar dari depan benteng dengan harga yang variatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar